Iklan

Iklan

Iklan

1,7 Juta Bayi Belum Dapat Imunisasi Dasar karena Pandemi Covid-19

, Mei 13, 2022 WIB


1,7 Juta Bayi Belum Dapat Imunisasi Dasar karena Pandemi Covid-19
Imunisasi. Ilustrasi

Jakarta (Lampost.co) — Sebanyak 1,7 juta bayi belum mendapatkan imunisasi dasar rutin maupun lanjutan selama pandemi berlangsung. Hal itu lantaran pergerakan petugas di lapangan terhambat dan konsentrasinya banyak tergeser untuk vaksinasi covid-19.

“Itu bisa dilihat juga adanya peningkatan jumlah kasus penyakit-penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan imunisasi ini,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers daring, Kamis, 12 Mei 2022.

Budi menuturkan dengan penurunan kasus covid-19, ke depan konsentrasi akan difokuskan pada pemberian imunisasi dasar pada anak-anak. “Serta memastikan pada saat nanti anak-anak mencapai usia produktif bisa secara maksimal dalam bekerja,” ungkapnya.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, menjelaskan Bulan Imunisasi Anak Nasional yang pertama akan dimulai pada Mei 2022. Sasaran provinsi untuk campak rubella anak usia 9-15 bulan akan dimasifkan di Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sasaran kedua, yakni Provinsi Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung. Kemudian seluruh Provinsi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua untuk anak 9 bulan sampai dengan di bawah 12 tahun.

Kemudian untuk tahap 2 dimulai pada Agustus untuk Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa barat, Jawa Tengah, dan Jawa timur untuk anak usia 9 bulan.

“Sementara untuk Bali dan Yogyakarta tidak melaksanakan karena memang cakupan yang sangat bagus,” kata Maxi.

 

 

Effran Kurniawan





SUMBER BERITA

Komentar

Tampilkan

Terkini