ABIBUNDA

Kumpulan Berita Indonesia Update

Loading...
Cegah Penyebaran PMK, Petugas Gabungan di Bojonegoro Lakukan Pengawasan
di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Petugas Gabungan di Bojonegoro Lakukan Pengawasan di Pasar Hewan


Cegah Penyebaran PMK, Petugas Gabungan di Bojonegoro Lakukan Pengawasan di Pasar Hewan

Bojonegoro – Petugas gabungan dari Polres, Kodim, dan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, lakukan pemantauan dan pengawasan di sejumlah pasar hewan di Kabupaten Bojonegoro.

 

Kegiatan pemantuan dan pengawasan di pasar hewan tersebut untuk mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternah, yang belakangan ini sudah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia.

 

 

Kabag Ops Polres Bojonegoro Kompol Yusis Budi Krismanto, kepada awak media ini Kamis (19/05/2022) mengatakan bahwa Polres Bojonegoro bersama dengan instansi terkait telah melakukan pemantuan dan pengawasan hewan ternak yang diperjual belikan di pasar hewan.

 

“Kegiatan ini kami lakukan untuk mencegah wabah Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) pada hewan ternak yang diperjual belikan di pasar hewan di Kabupaten Bojonegoro,” ucap Kabag Ops Kompol Yusis Budi Krismanto.

 

 

 

 

Menurut Kompol Yusis, seluruh hewan ternak yang akan masuk ke pasar hewan dipastikan sehat terlebih dahulu. Selain itu, petugas gabungan juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak yang di dalam pasar hewan.

 

“Untuk pemeriksaan kesehatan hewan sudah disiapkan petugas dan dokter hewan. Ini untuk memastikan tidak ada hewan yang terkena penyakit,” ucapnya.

 

Kabag Ops menambahkan bahwa Polres Bojonegoro juga telah memerintahkan kepada Polsek jajaran melalui para Bhabinkamtibmas agar bekerjasama dengan tiga pilar, untuk melakukan pendataan dan pengecekan hewan ternak yang ada di desa binaannya.

 

“Untuk di tingkat Polsek sudah dilaksanakan pendataan maupun pengecekan ke sejumlah peternak di wilayah masing-masing. Hal itu dilakukan guna memastikan tidak ada hewan ternak yang terjangkit PMK. Harapannya jika diketahui sejak dini, penyakit tersebut bisa segera ditindak lanjuti, tentunya dengan sinergi instansi terkait,” kata Kabag Ops.

 

 

 

 

Pihaknya mengimbau kepada seluruh peternak sapi untuk tetap waspada dengan adanya sebaran virus PMK. Apabila hewan ternaknya mengalami gangguan kesehatan, agar segera melaporkan kepada tiga pilar di Kecamatan masing-masing.

 

“Jika menemukan penyakit seperti luka di mulut atau di kuku pada hewan ternak segera laporkan, dan jangan panik,” tutur ucap Kabag Ops Kompol Yusis Budi Krismanto. (red/imm)

 

 

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

 





SUMBER BERITA

Mulai Tata THL, 20 Honorer di Bojonegoro Dimutasi Berdasar Ijazah

Mulai Tata THL, 20 Honorer di Bojonegoro Dimutasi Berdasar Ijazah


BOJONEGORO, Radar Bojonegoro –  Tenaga harian lepas (THL) atau honorer mulai ditata Pemkab Bojonegoro. Kemarin (18/5) sebanyak 20 THL di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dimutasi. Ini mutasi pertama dilakukan pada pegawai selain aparatur sipil negara (ASN).

 

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro  Bojonegoro Aan Syahbana mengatakan, mutasi para THL karena kebutuhan. Ada beberapa OPD memiliki THL berlebih. Juga, ada OPD kekurangan tenaga. ‘’Jadi, untuk pemerataan diperlukan mutasi,’’ ungkapnya.

 

Aan melanjutkan, penempatan THL dimutasi itu sesuai ijazahnya. Misalnya, latar belakang pendidikan mereka adalah sarjana teknis, tentu dimutasi ke OPD berkaitan dengan tugas teknis. ‘’Bisa sesuai dengan ijazahnya,’’ jelasnya kemarin.

 

Aan mengakui jika ini kali pertama dilakukan mutasi pada THL. Sebenarnya tidak ada regulasi mengatur mutasi THL. Namun, itu permintaan OPD. Sehingga, BKPP membantu mengkoordinasikannya. ‘’Ini baru pertama dilakukan. Sebelumnya, mutasi THL hanya dilakukan di internal OPD,’’ tuturnya.

 

Aan menjelaskan, mulai tahun ini sudah tidak diperkenankan merekrut THL. Sehingga, THL yang ada akan dimaksimalkan. Saat ini jumlah THL di Bojonegoro mencapai 3.700 orang lebih. Sebagian besar mereka di dinas pendidikan sebagai guru. ‘’Kalau guru tidak ikut kami mutasi. Sejauh ini baru yang di OPD saja,’’ jelasnya.

 

Selain kebutuhan, mutasi juga untuk persiapan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Sebab, PPPK akan dibuka untuk berbagai formasi. Itu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dikhususkan THL guru.

 

Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto mengatakan, mutasi memang menjadi ranah pemkab. Pihaknya berharap mutasi THL itu tetap memperhatikan kebutuhan dan kualifikasi ijazah. ‘’Jadi, kinerja OPD bisa lebih baik,’’ jelasnya.

 

Menurut Pri, kekurangan ASN di sejumlah OPD selama ini ditutup oleh THL. Keberadaan mereka selama ini cukup banyak membantu. Karena itu, dia berharap bisa secepatnya lolos seleksi sebagai ASN. (zim/rij)



SUMBER BERITA

Semua Parpol di Bojonegoro Cepat Serap Banpol

Semua Parpol di Bojonegoro Cepat Serap Banpol


BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pencairan dana bantuan politik (banpol) tuntas. Sebanyak 13 partai politik (parpol) sudah berhasil mencairkan Rp 3,9 miliar anggaran itu. Pemkab meminta parpol menggunakan dana itu sesuai peruntukannya.

 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bojonegoro Mahmudi menjelaskan, pencairan banpol memang cukup cepat. Berbagai persyaratan sudah dipenuhi. Sehingga, pengajuan masuk bisa segera dicairkan.

 

‘’Saat ini semua parpol sudah berhasil mencairkan banpol,’’ jelasnya.

Dana banpol itu diberikan pada parpol memiliki kursi di DPRD. Di Bojonegoro jumlahnya ada 13 parpol. Tahun ini besaran banpol naik dibanding tahun lalu. Tahun lalu besaran diberikan Rp 1.500 per suara sah. Tahun ini besarannya menjadi Rp 5.000 per suara sah.

 

Menurut Mahmudi, kenaikan itu sesuai kemampuan keuangan daerah. Sebab, sejumlah daerah lain juga menaikkan besaran banpol. Tentunya, sesuai kemampuan keuangan masing-masing. Saat ini belum ada usulan kenaikan banpol lagi.

 

Namun, jika ada usulan kenaikan tetap akan ditampung. Sebab, persetujuan kenaikan banpol dilakukan oleh pemerintah provinsi (pemprov). ‘’Jadi, usulan ya bisa saja. Nanti provinsi yang menentukan,’’ jelas mantan Camat Sumberrejo itu.

 

Banpol diperuntukkan pendidikan politik dan operasional parpol. Penggunaannya selalu diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hasil audit itu digunakan untuk mengajukan pencairan tahun berikutnya.

‘’Kami harap peruntukannya sesuai. Kalau tidak sesuai auditnya bisa bermasalah,’’ jelasnya.

 

Banpol diberikan berdasar perolehan suara. Semakin banyak perolehan suara semakin besar dana banpol diterima. Di Bojonegoro, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah parpol dengan perolehan banpol terbanyak. PKB mendapatkan 10 kursi di DPRD. PKB mendapatkan banpol Rp 690,7 juta.

Pengurus DPD PAN Bojonegoro Muhammad Choirul mengatakan, bahwa parpolnya sudah berhasil mencairkan dana banpol tahun ini. ‘’Banpol sudah kami cairkan,’’ ujarnya. (zim/rij)



SUMBER BERITA

Satu Data Kominfo Bojonegoro Jadi Rujukan Jurnalis dan Peneliti

Satu Data Kominfo Bojonegoro Jadi Rujukan Jurnalis dan Peneliti


BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Portal satu data milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro jadi terobosan dalam upaya keterbukaan informasi publik (KIP). Melalui laman data.bojonegorokab.go.id dapat ditemukan kumpulan data-data atau big data secara detail.

 

Sehingga, laman tersebut bisa menjadi rujukan atau referensi dalam penulisan berita maupun penelitian. Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bojonegoro terus mengasah dan memperbarui konten satu data agar akurat.

 

Berdasar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Satu Data Kabupaten Bojonegoro, peran satu data untuk mewujudkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengendalian pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Juga untuk memperoleh data mutakhir, akurat, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, dan dibagi pakaikan.

 

Data yang bisa didapatkan dari portal satu data di antaranya capaian kinerja indikator makro Pemkab Bojonegoro. Kemudian, ada data dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).  Meski sudah detail, Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Bojonegoro Boedy Irhadtanto mengatakan tetap perlu adanya optimalisasi.

 

Karena portal satu data tidak hanya komitmen kepala daerah, tapi juga perlu adanya kolaborasi, koordinasi, dan sinergisitas antar OPD. Sebab, semangat portal satu data tentunya mendorong transparansi kinerja kepada publik berbasis data.

 

Begitu juga dalam perumusan serta perencanaan kebijakan pembangunan seyogyanya berbasis pada data. “Portal satu data pemkab sudah ke arah yang benar. Tapi harus perlu optimalisasi, khususnya peran antar OPD memaksimalkan kinerjanya yang mana saat ini harus bertransformasi secara digital,” beber pria yang akrab disapa Totok tersebut.

 

Hadirnya portal satu data bukan hanya dimanfaatkan pembuat kebijakan. Tapi, juga bisa dimanfaatkan jurnalis maupun peneliti yang mana menggunakan satu data sebagai bahan rujukan. “Jurnalisme berbasis data berupa infografis bisa menyajikan berita menjadi lebih kaya informasi, kredibel, dan akurat. Peneliti pun butuh data sebagai rujukan karya ilmiahnya,” ucapnya.

 

Sementara itu, ke depannya Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pun akan diterapkan di Bojonegoro. Sehingga perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masing-masing OPD.  “SPBE nantinya juga akan dikuatkan dengan perbup,” katanya.

 

Perihal penyampaian informasi-informasi kepada publik, Totok menilai peran Dinkominfo Bojonegoro sudah ke arah yang bagus. Namun, perlu adanya peningkatan sinkronisasi serta integrasi antar OPD. Sehingga informasi disajikan benar-benar berbasis data akurat. (bgs)



SUMBER BERITA

PEPC dan SKK Migas Jalin Sinergi dengan Pemkab Tingkatkan Sarana
Prasarana Masyarakat Bojonegoro

PEPC dan SKK Migas Jalin Sinergi dengan Pemkab Tingkatkan Sarana Prasarana Masyarakat Bojonegoro


Bojonegoro (beritajatim.com) – Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 (JTB) Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina bersama SKK Migas dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersinergi untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana bagi masyarakat.

Bermitra dengan Forum Studi Pembangunan Daerah (Fospora) untuk pelaksanaannya, PEPC JTB telah membangun sarana dan prasarana di enam titik lokasi berupa penyediaan air bersih, pompanisasi dan peningkatan irigasi. Serah terima program yang sudah selesai dilakukan secara hybrid atau dilakukan secara daring (online) maupun juga luring (offline).

Secara luring kegiatan dilakukan di Aula SMP-SMA Ahmad Yani, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (19/5/2022). Turut hadir di lokasi menyaksikan serah terima antara lain perwakilan Pemkab Bojonegoro dari Bappeda, Dinas PU Sumber Daya Air, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Pendidikan.

Community Relations & CSR PEPC Zona 12 Edi Arto dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan program pengembangan masyarakat ini merupakan wujud komitmen PEPC Zona 12 dalam upaya mendukung program pemerintah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Tujuan dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari kami memang untuk turut serta memberikan peningkatan kualitas pada kesejahteraan masyarakat,” terang Edi.

Hadir secara online melalui platform M-Teams mewakili SKK Migas Jabanusa, Amni Nadya menyatakan bahwa SKK Migas bersama PEPC menyambut baik upaya Pemkab Bojonegoro dalam bersinergi pada program pengembangan masyarakat bersama PEPC karena dapat mendukung kegiatan industri hulu migas khususnya di Provinsi Jawa Timur.

“Harapannya, agar hasil dari program ini dapat dijaga dan dirawat dengan baik sehingga kemanfaatannya dapat terus dinikmati secara berkelanjutan,” ujarnya.

Mewakili Pemkab Bojonegoro, Kabid Pemerintahan & Pembangunan Manusia Bappeda Bojonegoro Ike Widyaningrum mengapresiasi PEPC Zona 12 bersama SKK Migas dan PEPC, atas sinergi yang baik antara dalam sinkronisasi program-program pengembangan masyarakat karena turut mendukung program prioritas pembangunan Pemkab Bojonegoro.

“Pelaksanaan program ini dilakukan secara bertahap, mulai dari pengusulan program, pemetaan lokasi program hingga berkoordinasi dengan OPD dan tahap pelaksanaan. Seperti yang terlihat pada video sebelumnya, semua dilakukan secara transparan, sehingga terjamin akuntabilitasnya,” tambah Ike.

Sementara itu, Ketua Majelis Pembina Yayasan Ahmad Yani Luluk Alifa sebagai penerima manfaat juga turut menyatakan rasa terimakasih yang mendalam pada SKK Migas dan PEPC Zona 12, pemerintah desa, dan Pemkab Bojonegoro. Luluk mengaku bahwa pembangunan di SMP-SMA Ahmad Yani tidak terlepas dari adanya prioritas RPJMD di Desa Blongsong.

“Niat baik dari PEPC ini merupakan amal jariyah, dan Insha Allah akan mendapatkan pahala dari Allah SWT atas setiap kegiatan PPM yang terlaksana ini. Amin,” ungkapnya.

Program Peningkatan Sarana Prasarana Masyarakat Desa yang diserahterimakan kali ini diantaranya adalah penyediaan akses air bersih di Desa Prangi dan Desa Ngasinan, Kecamatan Padangan, peningkatan irigasi dan pompanisasi di Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem dan Desa Blongsong, Kecamatan Baureno.

Tiga fasilitas irigasi ini mampu memenuhi kebutuhan irigasi pertanian untuk lahan seluas 45 hektar persawahan. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan pada fasilitas kamar mandi dan tempat berwudhu yang lebih layak sekarang dapat dinikmati oleh sekitar 500 siswa/siswi di SMP-SMA Ahmad Yani kecamatan Baureno.

Penguatan embung di Desa Kumpulrejo Kecamatan Kapas yang dapat memenuhi kebutuhan pengairan untuk lahan pertanian. Manfaat lain yang didapat oleh warga desa setempat adalah pemenuhan kebutuhan air bersih yang lebih mudah karena penguatan embung yang dilengkapi dengan saluran air.

Kebutuhan air bersih di 164 rumah atau KK di Desa Ngasinan dan 232 rumah atau KK di desa Prangi Kecamatan Padangan juga terpenuhi dengan dibangunnya tower air beserta 1.818 meter jaringan pipa air bersih yang membuat akses pada air bersih menjadi lebih mudah dan terjangkau. [lus/beq]





SUMBER BERITA

Kominfo Bojonegoro Lewat Sapa! Malowopati FM, Ajak Masyarakat Sadar dan
Peduli Asma – PETISI.CO

Kominfo Bojonegoro Lewat Sapa! Malowopati FM, Ajak Masyarakat Sadar dan Peduli Asma – PETISI.CO


BOJONEGORO, PETISI.CO – Radio Malowopati FM bersama RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo melalui SAPA! (SELAMAT PAGI) edisi Rabu (18/05/2022) mengajak masyarakat Bojonegoro untuk Sadar dan Peduli Asma.

Dipandu penyiar Lia Yunita, siaran ini dapat diikuti secara live YouTube kanal Malowopati Radio dan interaksi langsung melalui nomor WhatsApp 08113322958.

Dr. Hapsari Paramita Narendrani, Sp.P dari ruang siar Malowopati FM menjelaskan, asma adalah penyakit peradangan saluran pernapasan yang bersifat kronis yang disebabkan oleh faktor pencetus tertentu dan menyebabkan gejala mengi, batuk dan sesak.

Terdapat beberapa hal yang kerap menjadi pemicu asma yaitu asap rokok, debu, bulu hewan, udara dingin, infeksi virus, paparan zat kimia.

“Sejumlah pemicu tersebut dapat menimbulkan keluhan pada penderita asma, seperti sulit bernapas, batuk, mengi, dan rasa nyeri atau sesak di dada,” ungkapnya.

Dr. Hapsari menuturkan, pencegahan asma dapat dilakukan antara lain dengan berhenti merokok, menghindari paparan asap rokok, debu, polusi udara, bau-bauan yang mengiritasi seperti parfum, obat semprot serangga, dan deterjen cucian.

Gunakan kasur dan bantal sintesis atau jika tidak ada, gunakan kain penutup yang terbuat dari bahan sintesis dan tetap menggunakan masker karena asma termasuk kategori penyakit kronis.

“Kondisi ini menyebabkan saluran udara meradang dan menyempit, membuat seseorang sulit bernapas,” tandasnya.

Pada kesempatan sesi interaksi langsung melalui telepon, Galuh seorang terapis dari JA Suprapto, Bojonegoro menyampaikan pertanyaan, apakah asma boleh dipijat atau tidak. Karena kebanyakan memijat bisa mengurangi beban sakit.

Menurut dr. Hapsari penderita asma boleh dipijat untuk mengobati dan merilekskan. Karena salah satu pencetus asma adalah kecapekan. Pengobatan dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu pengobatan terapis dan obat-obatan/non obat-obatan.

Dr. Hapsari juga menekankan agar pada pasien asma yang diperhatikan adalah gejalanya. Misalnya, apakah asma mengganggu aktivitas sehari-hari, apakah ada dalam satu bulan atau satu minggu.

“Jika terjadi setiap hari maka termasuk asma tingkat tinggi yang mengganggu. Jika terjadi sebulan 2 kali maka sudah terkontrol,” imbuhnya.

Lebih lanjut dr. Hapsari mengingatkan agar penderita asma diukur dengan kondisi dirinya, jangan diforsir. Pastikan penderita asma memilih jenis olahraga yang sesuai. Bisa memilih berenang, jalan kaki, atau yoga.

“Penderita disarankan mengevaluasi apakah gejala berat/ringan dan dibuatkan check list. Berapa kali obat-obat dipakai sebagai tolok ukur. Harapannya, penyakit asma bisa dicegah lebih dini,” pungkasnya. (guh)



Kunjungan :
122





SUMBER BERITA

Kominfo Bojonegoro Siapkan Percepatan Pelaksanaan SPBE – PETISI.CO

Kominfo Bojonegoro Siapkan Percepatan Pelaksanaan SPBE – PETISI.CO


BOJONEGORO, PETISI.CO – Pemkab Bojonegoro terus berupaya menjaring aspirasi masyarakat sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui program Sambang Desa yang diselenggarakan di Desa Sendangagung Kecamatan Sumberrejo, Jum’at (20/05/2022).

Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awannah, perwakilan polres, kodim, kejaksaan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas PU Sumber Daya Air, Kepala Dinas PU Bina Marga, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Forkopimcam Sumberrejo, serta beberapa kepala desa.

Di hadapan warga, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awannah menyampaikan bahwa orientasi pemerintah kedepan adalah mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, transparan serta akuntabel. Yakni melalui Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

Pemkab Bojonegoro, kata Bupati Anna, melalui Dinas Kominfo terus berupaya mempersiapkan secara teknis maupun secara regulasi dalam percepatan pelaksanaan SPBE di Kabupaten Bojonegoro.

“Dengan penerapan SPBE ini diharapkan dapat mewujudkan proses kerja yang efisien dan efektif serta meningkatkan pelayanan publik,” ungkapnya.

Bupati Anna menambahkan terkait penyelenggaraan Poprov ke–7, menjadi kesempatan besar bagi Bojonegoro untuk menjaring atlet-atlet daerah agar bisa menunjukkan keunggulan dan prestasinya.

“Kebanggan tersendiri, tahun ini Bojonegoro ditunjuk sebagai tuan rumah untuk penyelenggaraan Pra Porprov Jatim ke-7, maka kami mohon do’a dan dukunganya para OPD maupun Forkopimda dalam pelaksaanan tersebut agar berjalan lancar tanpa ada kendala apapun,” jelasnya.

Tak lupa, Bupati Anna berpesan kepada masyarakat untuk tetap mengawal pembangunan yang sedang berjalan. Yakni pembangunan dari sektor infrastruktur, sektor pertanian maupun program pembangunan lainya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Bojonegoro Amir Syahid menambahkan bahwa olahraga merupakan bagian dari identitas sebuah negara bisa dikenal. Maka dengan adanya Porprov Jatim merupakan peluang yang amat besar bagi para atlet untuk menunjukkan bakat yang mereka miliki.

Untuk mempersiapkan para atlet dari berbagai cabang olahraga, Pemkab Bojonegoro menganggarkan Rp 13 milliar untuk jenjang SD, SMP sampai dengan SMA. Apalagi saat ini, Pemkab Bojonegoro mempunyai program KPOB (Kartu Pembinaan Olahraga Berkelanjutan Bojonegoro). Kartu tersebut diperuntukkan bagi keanggotaan bahwa peserta tersebut bagian yang dibina oleh pemkab.

Untuk syarat mendapatkan KPOB diantaranya anak berkependudukan asli Bojonegoro, bersekolah di Bojonegoro, harus memiliki keinginan yang diminati dalam bidang olahraga, dan nagi atlet Bojonegoro yang sudah berprestasi tentunya aka ada apresiasi tersendiri dari pemerintah.

“Insya Allah jika tidak ada kendala program KPOB akan kami launching bulan Juni mendatang,” tutur Amir Syahid.

Ia juga menambahkan Bojonegoro dipercaya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Pra Porprov Jatim ke–7, dan sebuah kebanggaan pula secara otomatis sebagai tuan rumah langsung lolos ke kejuaraan porprov 2022.

Dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Bojonegoro Erick Firdaus menyampaikan peran PU SDA dalam pembangunan Bojonegoro. Di antaranya pembangunan dan rehabilitasi irigasi, normalisasi sunggai, hingga memenuhi kebutuhan air khususnya pengairan untuk pertanian.

“Informasi dari masyarakat juga harus segera dipenuhi. Bisa berkomunikasi dengan PU SDA. Begitu pula saat kondisi banjir. PU SDA juga mengambil peran di sana,” imbaunya. (guh)



Kunjungan :
75





SUMBER BERITA

Swiwings Indonesia, Buka Cabang di Kota Bojonegoro

Swiwings Indonesia, Buka Cabang di Kota Bojonegoro


Swiwings Indonesia, Buka Cabang di Kota Bojonegoro

Bojonegoro – Swiwings Indonesia, salah satu bisnis waralaba yang telah memiliki cabang di sejumlah kota di Pulau Jawa, kini membuka cabang baru di Kota Bojonegoro, tepatnya di Jalan Panglima Polim, Kota Bojonegoro, Jawa Timur.

 

Swiwings Indonesia Cabang Bojonegoro ini merupakan cabang yang ke-19, dari seluruh cabang yang tersebar di seluruh Pulau Jawa.

 

Restoran cepat saji dengan menu utama sayap ayam ini menawarkan lima varian, yaitu Sauce Hot Blast, Sauce Cheese, Teriyaki, Barbeque, dan Hot Wijen.

 

 

Rencananya, Swiwings Indonesia Cabang Bojonegoro akan mulai dibuka (grand opening) pada Minggu (22/05/2022).

 

Usai grand opening, Swiwings Indonesia Cabang Bojonegoro akan memberikan promo “Buy 1 Get 1” atau beli 1 gratis 1, mulai tanggal 22 Mei 2022 hingga 05 Juni 2022.

 

Dalam masa promo tersebut, para pengunjung cukup membayar Rp 15.000, untuk mendapatkan dua porsi sayap ayam goreng plus nasi.

 

 

Aries Kurnia Roesyiandana, perwakilan dari PT Gugusan Gagasan Generasi, selaku pemilik merek “Swiwings Indonesia” saat beri sambutan dalam soft opening Swiwings Indonesia cabang Bojonegoro. Sabtu (21/05/2022) (foto: dok istimewa)

 

Aries Kurnia Roesyiandana, perwakilan dari PT Gugusan Gagasan Generasi, selaku pemilik merek “Swiwings Indonesia” mengungkapkan bahwa Swiwings Indonesia pertama kali didirikan oleh M Ibnu Fajril Jabin dan Rizky Gusti Santoso, di Kota Malang pada tahun 2017.

 

Menurutnya, awal mula cara berjualan Swiwings dengan cara menjual online melalui reservasi WA. Baru pada akhir 2017, pertama kali Swiwings Indonesia membuka cabangnya di salah satu kota di Jawa Timur, dan disusul dengan cabang-cabang yang lain.

 

“Saat ini Swiwings Indonesia memilik 19 cabang yang tersebar di seluruh Pulau Jawa, dan di Bojonegoro ini merupakan cabang yang ke-19.” tutur Aries Kurnia Roesyiandana, saat acara soft opening Swiwings Indonesia Cabang Bojonegoro, Sabtu (21/05/2022).

 

Saat ditanya terkait target market, Aries menjelaskan bahwa Swiwing Indonesia ingin menyasar anak-anak muda hingga  orang-orang tuah, dengan rentang usia antara 15-35 tahun.

 

“Untuk terget market sendiri segmentasi kami dari usia 15-35 tahun. Kebanyakan segmentasinya mahasiswa, kemudian orang-orang perkantoran, dan kebanyakan perempuan,” kata Aries.

 

 

Iva Nelly, selaku owner dari Swiwings Indonesia Cabang Bojonegoro, saat beri sambutan dalam soft opening Swiwings Indonesia cabang Bojonegoro. Sabtu (21/05/2022) (foto: dok istimewa)

 

Di tempat yang sama, Iva Nelly, selaku owner dari Swiwings Indonesia Cabang Bojonegoro berharap Swiwing cabang Bojonegoro dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

 

“Semoga Swiwing di Bojonegoro diterima dengan baik dan harapannya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Bojonegoro, karena seluruh karyawan berasal dari Bojonegoro,” tutur Iva Nelly.

 

Terkait kemungkinan akan mebukai gerai di tempat lain, Iva Nelly masih pikir-pikir, namun kemungkinan itu selalu ada.

 

“Saya sih pengen lihat dulu perkembangannya, kalau memang Swiwings di sini ini bisa diterima dengan baik, selalu ramai, nanti mungkin bisa nambah lagi.” kata Iva Nelly

 

Sekadar diketahui, harga yang ditawarkan Swiwings Indonesia relatif terjangkau, mulai dari Rp 12.500 untuk paket Kabe,  terdiri 2 sayap berikut nasi, hingga menu Barbarian seharga Rp 71.000, terdiri dari 10 sayap, 6 nugget, 1 french fries, 4 sosis, 4 nasi, dan 4 es teh. (red/imm)

 

 

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

 





SUMBER BERITA

Diduga Pengemudi Mengantuk, Truk Tabrak Portal Jembatan Kare di Kanor,
Bojonegoro

Diduga Pengemudi Mengantuk, Truk Tabrak Portal Jembatan Kare di Kanor, Bojonegoro


Kacelakaan Lalu Lintas Tunggal

Diduga Pengemudi Mengantuk, Truk Tabrak Portal Jembatan Kare di Kanor, Bojonegoro

Bojonegoro – Kecelakaan lalu-lintas tunggal terjadi Jumat malam (19/05/2022) pukul 19.30 WIB, di jalan raya jurusan Bojonegoro-Tuban, tepatnya di Jembatan Kanor-Rengel (Kare) atau Jembatan Terusan Bojonegoro-Tuban, di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

 

 

Diduga pengemudi truk tersebut mengantuk dan tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga menabrak portal jalan yang ada di sisi timur jembatan.

 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pengemudi truk sempat terjepit dasbord mobil yang ringsek sehingga mengalami luka ringan.

 

Adapun identitas kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut truk Mitsibishi nomor polisi AG 8637 UT, bermuatan gabah, yang dikemudikan Pujianto (24), warga Desa Sumberagung RT 003 RW 001, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. Jawa Timur.

 

 

Pengemudi truk yang terlibat kecelakaan di Jembatan Kanor-Rengel (Kare), di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, saat di rawat di Puskesmas Kanor. (foto: dok istimewa)

 

Kapolsek Kanor, Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nugroho Basuki SH, dikonfirmasi awak media ini membenarkan kejadian kecqelakaan lalu-lintas tersebut.

 

Menurutnya, kronologi kejadian laka lantas tersebut bermula, pada awalnya truk Mitsibishi nomor polisi AG 8637 UT, yang dikemudikan Pujianto, berjalan dari arah timur menuju ke barat dengan kecepatan sedang.

 

“Saat kejadian, cuaca sedang hujan,” kata Kapolsek.

 

Sesampai di lokasi kejadian, diduga pengemudi kendaraan tersebut mengantuk dan kurang konsentrasi sehingga menabrak portal jalan.

 

“Pengemudi truk sempat terjepit pada dasbord mobil yang ringsek.” kata Kapolsek.

 

Akibat kejadian tersebut pengemudi mengalami luka sobek pada lutut kanan dan betis sebelah kiri serta luka di dagu. Selain itu, kendaraan tersebut juga mengalami kerusakan material.

 

“Korban bisa diselamatkan dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kanor untuk mendapatkan perawatan medis.” kata Kapolsek. (red/imm).

 

 

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

 





SUMBER BERITA

Copyright © ABIBUNDA. All rights reserved.
Back To Top