ABIBUNDA

Kumpulan Berita Indonesia Update

Loading...
Mulai Tata THL, 20 Honorer di Bojonegoro Dimutasi Berdasar Ijazah

Mulai Tata THL, 20 Honorer di Bojonegoro Dimutasi Berdasar Ijazah


BOJONEGORO, Radar Bojonegoro –  Tenaga harian lepas (THL) atau honorer mulai ditata Pemkab Bojonegoro. Kemarin (18/5) sebanyak 20 THL di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dimutasi. Ini mutasi pertama dilakukan pada pegawai selain aparatur sipil negara (ASN).

 

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro  Bojonegoro Aan Syahbana mengatakan, mutasi para THL karena kebutuhan. Ada beberapa OPD memiliki THL berlebih. Juga, ada OPD kekurangan tenaga. ‘’Jadi, untuk pemerataan diperlukan mutasi,’’ ungkapnya.

 

Aan melanjutkan, penempatan THL dimutasi itu sesuai ijazahnya. Misalnya, latar belakang pendidikan mereka adalah sarjana teknis, tentu dimutasi ke OPD berkaitan dengan tugas teknis. ‘’Bisa sesuai dengan ijazahnya,’’ jelasnya kemarin.

 

Aan mengakui jika ini kali pertama dilakukan mutasi pada THL. Sebenarnya tidak ada regulasi mengatur mutasi THL. Namun, itu permintaan OPD. Sehingga, BKPP membantu mengkoordinasikannya. ‘’Ini baru pertama dilakukan. Sebelumnya, mutasi THL hanya dilakukan di internal OPD,’’ tuturnya.

 

Aan menjelaskan, mulai tahun ini sudah tidak diperkenankan merekrut THL. Sehingga, THL yang ada akan dimaksimalkan. Saat ini jumlah THL di Bojonegoro mencapai 3.700 orang lebih. Sebagian besar mereka di dinas pendidikan sebagai guru. ‘’Kalau guru tidak ikut kami mutasi. Sejauh ini baru yang di OPD saja,’’ jelasnya.

 

Selain kebutuhan, mutasi juga untuk persiapan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Sebab, PPPK akan dibuka untuk berbagai formasi. Itu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dikhususkan THL guru.

 

Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto mengatakan, mutasi memang menjadi ranah pemkab. Pihaknya berharap mutasi THL itu tetap memperhatikan kebutuhan dan kualifikasi ijazah. ‘’Jadi, kinerja OPD bisa lebih baik,’’ jelasnya.

 

Menurut Pri, kekurangan ASN di sejumlah OPD selama ini ditutup oleh THL. Keberadaan mereka selama ini cukup banyak membantu. Karena itu, dia berharap bisa secepatnya lolos seleksi sebagai ASN. (zim/rij)



SUMBER BERITA

Mulai Besok Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Akan Ditutup
Total, Ini Gara-garanya

Mulai Besok Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Akan Ditutup Total, Ini Gara-garanya


SURYA.CO.ID, TUBAN – Jembatan Glendeng yang berlokasi di Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, akan segera ditutup total.

Akses penghubung Tuban-Bojonegoro yang melintang di Bengawan Solo tersebut,  bakal  tak bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. 

“Mulai Sabtu besok, Jembatan Glendeng ditutup total bagi roda dua maupun empat, baik dari arah Tuban maupun Bojonegoro,” kata KBO Satlantas Polres Tuban, Iptu Sampir Santoso kepada wartawan, Jumat (20/5/2022). 

Sampir menjelaskan, penutupan bakal dilakukan baik dari arah masuk Jembatan Bojonegoro dan juga Tuban.  Sehingga kendaraan dari arah Tuban bisa melewati Soko, Parengan, Ponco hingga sampai Bojonegoro. Begitupun sebaliknya. 

Disinggung alasan penutupan, perwira pertama itu menyebut, berdasarkan hasil rekomendasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPRPRKP) Kabupaten Tuban, bahwa Jembatan Glendeng mengalami penurunan konstruksi . 

“Penutupan berdasarkan rekomendasi PUPRPRKP, karena jembatan yang dari titik Tuban terus mengalami penurunan konstruksi. Dulu akhir Februari 30 cm, sekarang mungkin sudah lebih,” pungkasnya. 

Sekadar diketahui, jembatan penghubung Tuban-Bojonegoro itu mengalami keretakan konstruksi pada awal November 2020.

Hal itu terjadi, dikarenakan bagian penahan tanah jembatan sisi utara yang ambles akibat abrasi sungai di sekitar lokasi hingga menyebabkan jembatan terputus.

Akibatnya, kendaraan roda dua dan roda empat pun tak bisa melintas hingga harus memutar ke jalur alternatif, jika ingin ke Tuban-Bojonegoro atau sebaliknya.

Lalu setelah perbaikan selesai, Jembatan Glendeng dibuka kembali pada Jumat (4/2/2022).

Namun, Jembatan Glendeng ditutup lagi pada Minggu (27/2/2022), setelah timbul keretakan pada konstruksi bawah jembatan. 

Saat ini, status Jembatan Glendeng masih dalam pemeliharaan oleh rekanan sampai Juli 2022.

Atas kerusakan tersebut, Pemkab Tuban menganggarkan perbaikan Jembatan Glendeng senilai Rp 4,17 miliar dari APBD 2021.





SUMBER BERITA

Data Imunisasi Anak Bakal Tersimpan di PeduliLindungi, Kapan Mulai?

Data Imunisasi Anak Bakal Tersimpan di PeduliLindungi, Kapan Mulai?


Liputan6.com, Jakarta Wajah aplikasi PeduliLindungi tengah bersiap dengan penampilan baru, yakni data imunisasi anak akan tersimpan seperti halnya data vaksinasi COVID-19. Para orangtua nantinya dapat mengakses data imunisasi melalui PeduliLindungi setelah anak mereka diimunisasi.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, persiapan sistem di PeduliLindungi masih terus dimatangkan. Diharapkan tatkala sudah siap, penggunaan digitalisasi data imunisasi anak dapat diterapkan dengan lancar.

“Sekarang memang sedang dalam persiapan (di sistem PeduliLindungi). Ya, mudah-mudahan ketika kami launching (rilis) nantinya dan saat vaksinasi (imunisasi) diberikan, itu (sistem PeduliLindungi) sudah siap,” terang Budi Gunadi menjawab pertanyaan Health Liputan6.com saat Temu Media: Bulan Imunisasi Anak Nasional di Jakarta pada Kamis, 12 Mei 2022.

“Sehingga kita akan mulai penggunaan digitalisasi sistem informasi teknologi kesehatan untuk program vaksinasi (imunisasi) nasional ini.”

Ide digitalisasi data imunisasi anak yang masuk ke dalam PeduliLindungi, kata Budi Gunadi, melihat kesuksesan penggunaan data vaksinasi COVID-19. Serupa dengan data vaksinasi COVID-19, sertifikat imunisasi anak secara digital juga akan muncul.

“Kita akan mengulangi suksesnya vaksinasi COVID-19 dengan cara meregister atau mendaftarkan, menyimpan data-data vaksinasi individu secara digital,” lanjutnya.

“Pengalaman dengan vaksinasi COVID-19, kita melakukan ini dengan teknologi informasi digital dan sertifikatnya juga dibuat digital, ditaruh di aplikasi PeduliLindungi. Jadi, yang kita lakukan adalah transformasi layanan terkait dengan imunisasi adalah melakukan digitalisasi penuh dari proses imunisasi.”

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Seorang bocah warga Cangkuang, Bandung, Jawa Barat, hidup dalam kondisi memprihatinkan akibat sakit syaraf otak yang dideritanya selama bertahun-tahun.



SUMBER BERITA

Mulai Hari Ini Ganjil Genap Jakarta Berlaku Lagi


JAKARTA, KOMPAS.comPembatasan kendaraan dengan skema ganjil genap kembali berlaku di wilayah DKI Jakarta mulai Senin, 9 April 2022. Ganjil genap diterapkan kembali seiring dengan berakhirnya cuti bersama libur Lebaran 2022 atau Idul Fitri 1443 H.

“Iya ganjil genap berlaku lagi tanggal 9 Mei 2022,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam, kepada Kompas.com (8/5/2022).

Sebelumnya, peniadaan sementara kebijakan ganjil genap di Jakarta dilakukan mulai 29 April hingga 8 Mei 2022.

Baca juga: Perbedaan Utama Sirkuit Formula E Ancol dengan Negara Lain

Namun demikian, selama periode tersebut tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) akan tetap berlaku.

“ETLE berlaku khususnya yang batas kecepatan,” kata Sambodo, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, tak berlakunya ganjil genap sudah sesuai dengan SK Kadishub Nomor 218 tahun 2022.

Baca juga: Video Pengemudi Mobil Sedan Lawan Arah, Ditegur Malah Acungkan Jari Tengah

Dalam aturan tersebut dijelaskan bila ganjil genap tak berlaku untuk libur Nasional, selain dari Sabtu dan Minggu.

Sebagai informasi, ganjil genap berlaku dari Senin hingga Jumat, mulai dari pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Baca juga: Angkut Wisatawan, Ambulans Nekat Terobos One Way di Puncak Bogor

Lalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Lalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua.

Berikut ini 13 ruas jalan yang memberlakukan ganjil genap di DKI Jakarta:

1. Jalan M.H Thamrin
2. Jalan Jenderal Sudirman
3. Jalan Sisingamangaraja
4. Jalan Panglima Polim
5. Jalan Fatmawati dari Simpang Jalan Ketimun sampai Jalan TB Simatupang
6. Jalan Tomang Raya
7. Jalan Jenderal S Parman
8. Jalan Gatot Subroto
9. Jalan M.T Haryono
10. Jalan H. R. Rasuna Said
11. Jalan D.I. Pandjaitan
12. Jalan Jenderal A. Yani
13. Jalan Gunung Sahari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.





SUMBER BERITA

Back To Top